Prestasi Gibran Rakabuming Raka Selama Memimpin Kota Solo

Prestasi Gibran Rakabuming Raka Selama Memimpin Kota Solo

Smallest Font
Largest Font

Sejak resmi dilantik sebagai Wali Kota Surakarta pada Februari 2021, kiprah politik putra sulung Presiden Joko Widodo ini terus menjadi sorotan publik nasional. Mengusung visi besar bertajuk "Lompatan Jauh Solo", berbagai prestasi Gibran Rakabuming Raka mulai terlihat nyata melalui transformasi fisik dan non-fisik di kota bengawan tersebut. Fokus utama kepemimpinannya terletak pada pemulihan ekonomi pascapandemi melalui penguatan sektor pariwisata, budaya, dan teknologi digital.

Gibran dikenal sebagai pemimpin muda yang memiliki gaya komunikasi lugas dan berorientasi pada hasil (result-oriented). Di bawah komandonya, Solo tidak hanya sekadar bertahan di tengah krisis global, namun justru berhasil mencatatkan angka pertumbuhan yang melampaui rata-rata nasional. Melalui 17 titik prioritas pembangunan, ia mencoba mengintegrasikan potensi lokal dengan jaringan global agar Solo tetap relevan di era modern tanpa kehilangan jati diri budayanya yang kental.

Grafik pertumbuhan ekonomi Solo di bawah Gibran Rakabuming Raka
Indikator keberhasilan pembangunan di Solo tercermin dari kenaikan angka PDRB yang signifikan selama masa jabatan Gibran.

Lonjakan Pertumbuhan Ekonomi Surakarta

Salah satu parameter paling konkret untuk mengukur prestasi Gibran Rakabuming Raka adalah indikator ekonomi makro. Pada awal menjabat, Solo tengah berjuang menghadapi dampak pandemi COVID-19 yang melumpuhkan sektor jasa dan perdagangan. Namun, dalam kurun waktu singkat, Gibran berhasil membalikkan keadaan dengan kebijakan yang pro-investasi dan akselerasi belanja daerah yang tepat sasaran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Solo sempat berada di titik rendah, namun melonjak drastis hingga mencapai angka di atas 6 persen pada tahun 2022. Angka ini merupakan salah satu yang tertinggi di Jawa Tengah. Keberhasilan ini didorong oleh pembukaan kembali akses pariwisata, penyelenggaraan event-event berskala internasional, serta kemudahan izin usaha bagi pelaku UMKM.

TahunIndikator EkonomiCapaian (%)
2020Pertumbuhan Ekonomi-1.74% (Pandemi)
2021Pertumbuhan Ekonomi4.01%
2022Pertumbuhan Ekonomi6.25%
2023Pertumbuhan Ekonomi5.85% (Stabil)

Pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan dampak nyata bagi daya beli masyarakat. Gibran secara konsisten mendorong agar sirkulasi uang tetap berada di Solo melalui kampanye cinta produk lokal dan festival belanja tahunan yang menarik wisatawan luar daerah.

Revitalisasi Infrastruktur dan Ruang Publik Ikonik

Pembangunan infrastruktur fisik menjadi wajah paling terlihat dari kepemimpinan Gibran. Ia memahami bahwa untuk menjadikan Solo sebagai kota tujuan wisata utama, infrastruktur harus bertaraf internasional namun tetap ramah bagi warga lokal. Beberapa proyek mercusuar yang berhasil diselesaikan dan direvitalisasi antara lain:

  • Masjid Raya Sheikh Zayed: Masjid megah hibah dari Uni Emirat Arab (UEA) yang kini menjadi ikon wisata religi utama di Indonesia.
  • Solo Safari: Transformasi Taman Satwa Taru Jurug menjadi kebun binatang modern dengan konsep open zoo yang lebih edukatif dan atraktif.
  • Koridor Gatot Subroto - Ngarsopuro: Penataan kawasan pedestrian yang disulap menjadi "Malioboro-nya Solo" dengan sentuhan seni mural dan lampu hias yang estetik.
  • Pasar Legi dan Pasar Jongke: Pembangunan kembali pasar tradisional dengan fasilitas modern agar pedagang dan pembeli merasa nyaman tanpa meninggalkan konsep pasar rakyat.
"Pembangunan tidak boleh berhenti pada fisik saja, tapi harus memberikan multiplier effect bagi ekonomi rakyat kecil. Setiap jengkal trotoar yang kita perbaiki harus bisa memberi ruang bagi UMKM untuk naik kelas." - Kutipan visi Gibran dalam pembangunan kota.
Kemegahan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Masjid Raya Sheikh Zayed menjadi salah satu bukti keberhasilan diplomasi internasional Gibran untuk mendatangkan investasi ke Solo.

Transformasi UMKM dan Ekonomi Digital

Gibran sangat peduli pada nasib pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Prestasi Gibran Rakabuming Raka di sektor ini terlihat dari digitalisasi UMKM. Melalui kolaborasi dengan platform e-commerce raksasa seperti Shopee, ia meresmikan Kampus UMKM Shopee di Solo yang memberikan pelatihan gratis bagi ribuan pedagang lokal untuk bisa menembus pasar ekspor.

Selain itu, Solo Technopark (STP) kini tidak lagi menjadi gedung yang terbengkalai. Di bawah arahannya, STP bertransformasi menjadi pusat inovasi teknologi dan kreatif. Keberadaan pusat riset teknologi ini mengundang minat perusahaan teknologi multinasional untuk membuka kantor cabang dan pusat pelatihan di Solo, menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda bertalenta digital.

Sukses Menyelenggarakan Event Internasional

Keberanian Gibran dalam mengambil risiko terlihat saat Solo bersedia menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022 dalam waktu persiapan yang sangat singkat (hanya sekitar 6 bulan) setelah Vietnam mengundurkan diri. Acara ini sukses besar dan mendapat apresiasi dari berbagai negara di Asia Tenggara. Keberhasilan ini membuktikan bahwa Solo memiliki kesiapan infrastruktur dan manajemen event yang mumpuni.

Tak berhenti di situ, Solo juga rutin menjadi tuan rumah konser musik internasional dan festival budaya tingkat dunia. Kehadiran event-event ini secara langsung meningkatkan tingkat okupansi hotel, pendapatan restoran, dan sektor transportasi di Solo. Hal ini memperkuat posisi Solo sebagai kota Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) utama di Indonesia.

Pengunjung di Solo Safari yang baru direvitalisasi
Revitalisasi Solo Safari berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik secara signifikan pasca renovasi besar-besaran.

Penghargaan dan Pengakuan Nasional

Kerja keras jajaran pemerintah kota di bawah komando Gibran membuahkan berbagai penghargaan bergengsi. Kota Solo kerap mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK secara berturut-turut, yang menunjukkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Solo juga dinobatkan sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia berdasarkan indeks yang dirilis oleh SETARA Institute. Hal ini membuktikan bahwa di tengah pembangunan fisik yang masif, keharmonisan sosial di Solo tetap terjaga dengan baik. Gibran berhasil merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama hingga komunitas pemuda, untuk bersama-sama menjaga stabilitas kota.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, prestasi Gibran Rakabuming Raka dalam memimpin Surakarta menunjukkan kombinasi antara kecepatan eksekusi, inovasi digital, dan diplomasi yang cerdas. Meskipun masa jabatannya terhitung singkat dibandingkan para pendahulunya, dampak yang dihasilkan cukup fundamental dalam mengubah wajah Solo menjadi kota modern yang tetap memegang teguh akar budayanya. Keberhasilan dalam menaikkan angka pertumbuhan ekonomi dan merevitalisasi ruang publik menjadi legasi yang akan terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Solo dalam jangka panjang.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow