Nama Anak Gibran Rakabuming Raka yang Penuh Makna Filosofis

Nama Anak Gibran Rakabuming Raka yang Penuh Makna Filosofis

Smallest Font
Largest Font

Keluarga Gibran Rakabuming Raka selalu berhasil menarik perhatian publik, bukan hanya karena kiprah politiknya sebagai Wali Kota Solo hingga terpilih menjadi Wakil Presiden Indonesia, tetapi juga karena kehidupan pribadinya yang bersahaja. Salah satu aspek yang paling sering diperbincangkan oleh masyarakat adalah pemilihan nama anak Gibran Rakabuming Raka. Gibran, yang menikah dengan Selvi Ananda pada tahun 2015, dikenal sangat menjaga tradisi Jawa dalam setiap aspek kehidupannya, termasuk dalam memberikan identitas bagi buah hatinya.

Banyak orang penasaran dengan arti di balik nama-nama unik yang diberikan Gibran kepada anak-anaknya. Nama bagi masyarakat Jawa bukan sekadar label, melainkan doa dan harapan yang disematkan orang tua agar sang anak tumbuh sesuai dengan makna nama tersebut. Dalam artikel ini, kita akan mengulas secara mendalam profil, arti, dan latar belakang filosofis dari dua anak Gibran Rakabuming Raka yang kini menjadi sosok idola cilik bagi netizen di Indonesia.

Jan Ethes Srinarendra: Sang Cucu Pertama Presiden

Anak pertama dari pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda lahir pada 10 Maret 2016 di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Pariwisata, Solo. Bayi laki-laki ini diberi nama Jan Ethes Srinarendra. Sejak kemunculan pertamanya di depan media, Jan Ethes langsung mencuri perhatian karena tingkah laku yang menggemaskan dan paras yang tampan.

Pemberian nama Jan Ethes tidaklah sembarangan. Gibran menjelaskan bahwa nama tersebut merupakan perpaduan dari bahasa Jawa kuno yang memiliki tingkatan makna sangat dalam. Nama ini mencerminkan identitas kuat sebagai keturunan keluarga yang memegang teguh nilai-nilai budaya Jawa di tengah arus modernisasi.

Makna Filosofis di Balik Kata Jan Ethes

Nama Jan Ethes terdiri dari tiga kata utama yang masing-masing memiliki arti spesifik dalam konteks bahasa Jawa:

  • Jan: Memiliki arti "sangat" atau "benar-benar". Kata ini sering digunakan sebagai penegas dalam dialek Solo.
  • Ethes: Berarti "cekatan", "tangkas", atau "lincah". Ini merupakan harapan agar sang anak menjadi pribadi yang cerdas dan aktif.
  • Srinarendra: Merupakan gabungan dari kata "Sri" yang berarti pantas/indah dan "Narendra" yang berarti pemimpin atau raja.

Secara keseluruhan, Jan Ethes Srinarendra dapat diartikan sebagai sosok pemimpin yang sangat tangkas dan cerdas. Kehadirannya sebagai cucu pertama Presiden Joko Widodo memberikan kebahagiaan besar bagi keluarga besar kepresidenan.

Jan Ethes Srinarendra sedang berolahraga
Jan Ethes Srinarendra sering terlihat menemani kakeknya, Presiden Jokowi, dalam berbagai kegiatan kenegaraan dan olahraga.

La Lembah Manah: Simbol Kerendahan Hati

Tiga tahun setelah kelahiran Jan Ethes, tepatnya pada 15 November 2019, Gibran dan Selvi dikaruniai anak kedua yang berjenis kelamin perempuan. Anak kedua ini diberi nama La Lembah Manah. Kelahiran putri mungil ini disambut hangat oleh warga Solo dan masyarakat luas yang menantikan siapa nama yang akan diberikan oleh Gibran kali ini.

Berbeda dengan kakaknya yang memiliki nama maskulin, La Lembah Manah terdengar sangat lembut namun tetap memiliki otoritas budaya yang kuat. Gibran memilih nama ini dengan pertimbangan matang mengenai sifat-sifat luhur yang ingin ditanamkan kepada putrinya sejak dini.

Mengapa Menggunakan Awalan "La"?

Banyak spekulasi muncul mengenai awalan "La" pada nama putri Gibran. Gibran Rakabuming Raka sendiri menjelaskan bahwa "La" merupakan sebuah singkatan atau akronim. Meskipun sempat menjadi teka-teki, Gibran menyebutkan bahwa "La" bisa berarti "Lembut anakne, Luwuh utomo, Anteng banget" (Anak yang lembut, sangat utama, dan sangat tenang/pendiam).

Sementara itu, kata Lembah Manah sendiri merupakan terminologi Jawa yang sangat populer untuk menggambarkan sifat rendah hati. Seseorang yang memiliki sifat Lembah Manah adalah mereka yang tidak sombong, menghargai orang lain, dan memiliki kontrol diri yang baik.

"Nama adalah doa. Kami berharap La Lembah Manah tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, sesuai dengan makna namanya dalam budaya Jawa yang sangat menjunjung tinggi etika dan sopan santun." - Kutipan Gibran saat konferensi pers kelahiran.
La Lembah Manah digendong Selvi Ananda
La Lembah Manah menunjukkan kedekatan yang hangat dengan sang ibu, Selvi Ananda, dalam momen-momen keluarga.

Perbandingan Data Kelahiran Anak Gibran Rakabuming Raka

Untuk memudahkan pembaca dalam melihat profil singkat kedua buah hati Gibran, berikut adalah tabel data perbandingannya:

Atribut Jan Ethes Srinarendra La Lembah Manah
Tanggal Lahir 10 Maret 2016 15 November 2019
Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan
Urutan Anak Pertama (Cucu Pertama Jokowi) Kedua (Cucu Ketiga Jokowi)
Makna Utama Pemimpin yang Tangkas Rendah Hati / Humility
Tempat Lahir RSIA Pariwisata, Solo RS PKU Muhammadiyah, Solo

Tradisi Penamaan Jawa di Lingkungan Keluarga Raka

Keputusan Gibran untuk memberikan nama dengan nuansa Jawa yang kental menunjukkan bahwa ia ingin melestarikan identitas budayanya. Di era di mana banyak orang tua lebih memilih nama-nama barat atau modern, nama anak Gibran Rakabuming Raka justru tampil beda dengan estetika tradisional yang elegan. Penggunaan istilah seperti "Srinarendra" dan "Lembah Manah" membangkitkan kembali minat generasi muda terhadap sastra dan bahasa Jawa.

Hal ini juga sejalan dengan tradisi yang dilakukan oleh ayahnya, Presiden Joko Widodo, yang memberikan nama-nama unik kepada ketiga anaknya: Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep. Konsistensi dalam menjaga narasi budaya ini memberikan kesan bahwa keluarga ini sangat menghargai akar sejarah mereka sebagai orang Solo (Wong Solo).

Keluarga Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Jawa
Pelestarian budaya Jawa tercermin dari cara keluarga Gibran Rakabuming Raka berbusana dan memberikan nama kepada anak-anak mereka.

Daya Tarik Publik Terhadap Jan Ethes dan La Lembah Manah

Seiring berjalannya waktu, Jan Ethes dan La Lembah Manah telah menjadi ikon tersendiri. Jan Ethes, misalnya, seringkali menjadi pembicaraan hangat di media sosial setiap kali ia muncul di acara kenegaraan. Kepintarannya dalam menjawab pertanyaan wartawan di usia dini menunjukkan bahwa makna namanya sebagai anak yang "Ethes" (tangkas) memang terwujud secara nyata.

Di sisi lain, La Lembah Manah yang lebih jarang terekspos dibanding kakaknya, tetap memiliki tempat spesial di hati publik. Kesederhanaan yang ditunjukkan oleh Selvi Ananda dalam mendidik kedua anaknya juga memperkuat citra positif keluarga ini. Netizen seringkali memuji bagaimana nama anak Gibran Rakabuming Raka sangat selaras dengan perilaku mereka di depan publik yang sopan dan tenang.

Menakar Masa Depan Generasi Penerus Trah Raka

Melihat bagaimana cara Gibran Rakabuming Raka memberikan nama dan pendidikan bagi kedua anaknya, kita bisa melihat adanya visi jangka panjang. Nama Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah bukan hanya sekadar identitas di akta kelahiran, melainkan sebuah beban moral sekaligus kebanggaan yang akan mereka bawa hingga dewasa. Nama-nama tersebut berfungsi sebagai kompas moral bagi mereka untuk tetap membumi meskipun berada di puncak kekuasaan atau popularitas.

Ke depan, seiring dengan posisi strategis Gibran di kancah nasional, sorotan terhadap Jan Ethes dan La Lembah Manah dipastikan akan semakin tajam. Namun, dengan fondasi makna nama yang kuat—yakni ketangkasan pemimpin dan kerendahan hati—generasi baru dari keluarga Raka ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa. Memahami silsilah dan arti di balik nama anak Gibran Rakabuming Raka membantu kita melihat sisi manusiawi dan religius-budaya dari seorang tokoh pemimpin muda Indonesia dalam membentuk karakter masa depan keluarganya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow