Rumah Selvi Ananda dan Gibran di Solo yang Asri dan Bersahaja

Rumah Selvi Ananda dan Gibran di Solo yang Asri dan Bersahaja

Smallest Font
Largest Font

Membicarakan profil Wakil Presiden terpilih tentu tidak lepas dari rasa penasaran publik terhadap aspek personal kehidupannya, termasuk rumah selvi ananda dan gibran yang terletak di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo. Hunian ini kerap menjadi sorotan karena meskipun pemiliknya adalah putra sulung Presiden ke-7 RI dan kini menjabat sebagai pejabat negara tinggi, penampakannya jauh dari kesan mewah yang berlebihan atau megah bak istana. Sebaliknya, rumah ini justru memancarkan kesan hangat, membumi, dan sangat kental dengan nuansa kekeluargaan.

Rumah pribadi ini memiliki nilai historis dan emosional yang kuat bagi keluarga kecil tersebut. Terletak di gang yang relatif tenang namun tetap berada di jantung kota Solo, kediaman ini mencerminkan gaya hidup Gibran yang pragmatis namun tetap menghargai estetika tradisional Jawa. Banyak yang menyebut bahwa rumah ini adalah representasi dari karakter pemiliknya yang pendiam namun memiliki selera seni yang tinggi, terutama pada pemilihan elemen-elemen interior yang unik dan tidak pasaran.

Interior rumah selvi ananda dan gibran penuh barang antik
Sudut ruangan di dalam rumah selvi ananda dan gibran yang menampilkan koleksi furnitur kayu jati berkualitas.

Mengenal Kediaman Pribadi Keluarga Gibran di Solo

Lokasi rumah selvi ananda dan gibran berada di kawasan Sumber, sebuah area pemukiman yang cukup padat namun tertata rapi di Solo. Menariknya, rumah ini tidak berada di kompleks perumahan elite atau cluster tertutup dengan penjagaan ketat berlapis, melainkan di jalan biasa yang juga dihuni oleh warga sekitar. Hal ini memungkinkan interaksi sosial yang lebih cair, meskipun protokol keamanan tetap dijalankan sesuai dengan standar Paspampres bagi keluarga inti wakil presiden.

Jika dilihat dari luar, pagar rumah ini tidak terlalu menjulang tinggi. Penggunaan material alam seperti batu kali dan kombinasi kayu memberikan kesan yang sangat tropis. Keberadaan tanaman hijau yang rimbun di halaman depan memberikan suplai oksigen alami sekaligus menjaga privasi penghuni di dalamnya. Bagi banyak warga Solo, rumah ini sudah menjadi ikon tersendiri yang menandakan kesederhanaan pemimpin mereka selama menjabat sebagai Walikota Solo beberapa waktu lalu.

Konsep Arsitektur Tropis Modern dengan Sentuhan Lokal

Secara arsitektural, hunian ini mengusung konsep tropis modern. Karakteristik paling menonjol adalah atap yang tinggi untuk memastikan sirkulasi udara berjalan optimal di tengah cuaca Solo yang cukup terik. Jendela-jendela besar juga tersebar di berbagai sudut, memungkinkan cahaya matahari masuk dengan bebas (natural lighting). Hal ini tidak hanya menghemat energi tetapi juga memberikan efek ruang yang lebih luas dan tidak sumpek.

"Rumah yang baik bukan dilihat dari seberapa mahal materialnya, melainkan seberapa mampu rumah tersebut memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi jiwa penghuninya."

Selvi Ananda, sebagai ibu rumah tangga, dikabarkan memiliki andil besar dalam menata estetika rumah ini. Ia memilih palet warna yang netral seperti krem, putih, dan cokelat kayu untuk menciptakan suasana yang menenangkan. Tidak ada dekorasi yang terlalu mencolok atau berkilauan, semua ditata dengan fungsionalitas yang tinggi demi kenyamanan Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah dalam beraktivitas sehari-hari.

Detail Interior dan Koleksi Barang Antik yang Ikonik

Salah satu fakta yang paling menarik dari rumah selvi ananda dan gibran adalah kegemaran sang suami dalam mengoleksi barang-barang antik. Masuk ke bagian dalam, tamu akan disambut dengan furnitur-furnitur kayu yang memiliki ukiran khas Jawa maupun gaya kolonial. Kursi jengki, lemari kaca tua, hingga hiasan dinding berupa plat nomor kendaraan lama atau poster-poster jadul memberikan karakter yang sangat kuat pada rumah ini.

Gibran dikenal sebagai sosok yang sangat menghargai sejarah dan benda seni. Koleksi mainan (action figures) dan beberapa motor kustom miliknya juga ditempatkan di area khusus, menunjukkan sisi hobi yang tetap diberikan ruang di tengah kesibukan bernegara. Perpaduan antara barang antik dan koleksi modern ini menciptakan gaya interior eclectic yang sangat menarik untuk dipelajari oleh para pecinta desain hunian.

Koleksi motor custom di rumah gibran rakabuming
Area garasi yang menyimpan beberapa koleksi kendaraan pribadi yang sering menjadi bahan pembicaraan publik.

Perbandingan Rumah Pribadi dan Rumah Dinas Walikota

Sebelum pindah ke Jakarta, Gibran sempat menempati Loji Gandrung sebagai rumah dinas Walikota Solo. Namun, banyak waktu yang tetap ia habiskan di rumah pribadi Sumber. Berikut adalah perbandingan singkat antara keduanya:

Aspek PerbandinganRumah Pribadi SumberLoji Gandrung (Dinas)
Gaya BangunanTropis Modern & EklektikIndische Empire (Kolonial)
Kesan AtmosferHangat dan PrivatFormal dan Megah
Fungsi UtamaKediaman KeluargaPenerimaan Tamu Negara
HalamanAsri dan MinimalisSangat Luas dengan Taman Publik

Fasilitas Penunjang untuk Tumbuh Kembang Anak

Sebagai orang tua dari dua anak yang masih kecil, Selvi Ananda memastikan bahwa rumah mereka memiliki fasilitas bermain yang aman. Terdapat area terbuka di bagian belakang rumah yang digunakan sebagai tempat bermain Jan Ethes dan La Lembah Manah. Rumput sintetis maupun rumput alami dipasang agar anak-anak bisa berlarian tanpa khawatir terluka parah jika terjatuh.

Selain itu, terdapat area khusus untuk memelihara burung dan beberapa hewan peliharaan lain. Suara kicauan burung di pagi hari menambah syahdu suasana di rumah selvi ananda dan gibran, memberikan efek terapi bagi siapa saja yang berada di sana. Unsur-unsur alam ini sangat penting bagi tumbuh kembang anak-anak agar mereka tetap terhubung dengan lingkungan sekitar meskipun hidup di era digital.

  • Ruang Perpustakaan Kecil: Berisi buku-buku koleksi keluarga untuk menumbuhkan minat baca sejak dini.
  • Area Workshop: Tempat Gibran terkadang melakukan aktivitas kreatif terkait hobi otomotifnya.
  • Dapur Bersih: Didominasi oleh peralatan modern namun dengan finishing kayu yang hangat.
Area bermain anak di rumah selvi ananda dan gibran
Suasana taman belakang yang sering digunakan oleh Jan Ethes dan La Lembah Manah untuk beraktivitas di sore hari.

Keamanan dan Privasi di Tengah Lingkungan Padat

Meskipun Gibran adalah tokoh publik yang sangat populer, aspek privasi di rumahnya tetap terjaga dengan baik. Warga di sekitar Kelurahan Sumber sangat menghormati privasi keluarga ini. Tidak ada kerumunan massa yang mengganggu di depan rumah, kecuali saat momen-momen tertentu seperti pembagian bantuan atau acara keagamaan.

Sistem keamanan di rumah selvi ananda dan gibran terintegrasi dengan teknologi CCTV terbaru dan penjagaan personel Paspampres yang tersebar secara diskret. Penjagaan ini dirancang sedemikian rupa agar tidak mengintimidasi warga sekitar, sehingga keharmonisan lingkungan tetap terjaga. Ini adalah contoh bagaimana seorang pejabat negara tetap bisa hidup berdampingan dengan rakyat biasa tanpa menciptakan sekat yang terlalu tebal.

Masa Depan Hunian dan Transisi ke Jakarta

Seiring dengan terpilihnya Gibran sebagai Wakil Presiden, tentu akan ada transisi besar dalam pola hunian mereka. Jakarta akan menjadi basis utama kegiatan pemerintahan, di mana rumah dinas Wakil Presiden di kawasan Menteng sudah menanti. Namun, banyak pihak meyakini bahwa rumah di Solo ini akan tetap menjadi "rumah pulang" yang paling dirindukan bagi keluarga Selvi Ananda dan Gibran.

Bagi mereka, rumah di Solo bukan sekadar aset properti, melainkan memori perjalanan dari seorang pengusaha katering hingga menjadi orang nomor dua di republik ini. Estetika yang sederhana namun berkualitas, perhatian terhadap detail kecil, dan kecintaan pada budaya lokal yang tercermin dalam interior rumah tersebut akan terus menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mendambakan hunian yang fungsional sekaligus berkarakter.

Secara keseluruhan, rumah selvi ananda dan gibran menjadi representasi nyata dari gaya hidup pemimpin masa kini yang tidak lagi mengagung-agungkan kemewahan visual semata. Fokus pada kenyamanan keluarga, pelestarian barang seni tradisional, serta integrasi dengan alam tropis adalah nilai-nilai utama yang membuat hunian ini begitu istimewa di mata publik. Meskipun raga mereka mungkin akan lebih banyak berada di ibu kota, jiwa dan kehangatan keluarga ini akan selalu tertinggal di kediaman asri mereka di Solo.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow