Anak Kedua Gibran Rakabuming Raka Mengenal La Lembah Manah

Anak Kedua Gibran Rakabuming Raka Mengenal La Lembah Manah

Smallest Font
Largest Font

Keluarga Gibran Rakabuming Raka selalu berhasil menarik perhatian masyarakat Indonesia. Sebagai figur publik sekaligus politisi muda yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden terpilih, kehidupan pribadinya tak pernah lepas dari sorotan kamera. Salah satu yang paling sering diperbincangkan adalah kehadiran anak kedua gibran yang memiliki nama sangat unik dan sarat akan makna budaya, yaitu La Lembah Manah. Sejak kelahirannya, publik dibuat penasaran dengan sosok putri kecil ini, terutama karena pembawaannya yang cenderung tenang dan jarang terlihat meledak-ledak di depan umum seperti kakaknya, Jan Ethes Srinarendra.

Munculnya sosok La Lembah Manah di berbagai acara kenegaraan maupun unggahan media sosial orang tuanya selalu memicu rasa gemas dari warganet. Namun, lebih dari sekadar popularitas, kehadiran putri dari pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda ini mencerminkan nilai-nilai tradisional Jawa yang masih dijunjung tinggi oleh keluarga besar Presiden Joko Widodo. Memahami profil lengkap sang putri bukan hanya soal memuaskan rasa ingin tahu, melainkan juga melihat bagaimana nilai-nilai kerendahan hati ditanamkan sejak dini dalam lingkungan keluarga pejabat tinggi negara.

Profil Lengkap La Lembah Manah Putri Kedua Gibran

Lahir sebagai anak perempuan pertama bagi pasangan Gibran dan Selvi, La Lembah Manah seketika menjadi primadona baru di tengah keluarga besar mereka. Kelahirannya pada akhir tahun 2019 disambut dengan sukacita oleh masyarakat Solo dan seluruh Indonesia. Kehadirannya melengkapi kebahagiaan keluarga kecil Gibran yang sebelumnya telah dianugerahi seorang putra bernama Jan Ethes Srinarendra.

Detail InformasiData Lengkap
Nama LengkapLa Lembah Manah
Tanggal Lahir15 November 2019
Tempat LahirRS PKU Muhammadiyah Surakarta
Jenis KelaminPerempuan
Nama AyahGibran Rakabuming Raka
Nama IbuSelvi Ananda
Kakak KandungJan Ethes Srinarendra
Kakek (Pihak Ayah)Joko Widodo

Proses persalinan La Lembah Manah dilakukan melalui operasi sesar. Berdasarkan keterangan medis saat itu, bayi cantik ini lahir dengan berat badan sekitar 2,92 kilogram dan panjang badan 46,5 sentimeter. Nama yang diberikan oleh Gibran pun segera memicu diskusi menarik di kalangan ahli bahasa dan budayawan karena keunikan serta kedalaman maknanya yang sangat kental dengan nuansa filosofis.

Menelisik Makna Filosofis di Balik Nama La Lembah Manah

Gibran Rakabuming Raka dikenal sebagai sosok yang sangat singkat dalam memberikan keterangan, namun sangat teliti dalam memilih nama untuk buah hatinya. Nama anak kedua gibran ini, La Lembah Manah, diambil dari kosa kata bahasa Jawa yang memiliki tingkatan makna sangat dalam. Pemilihan nama ini seolah menjadi doa agar sang anak tumbuh menjadi pribadi yang tetap menapak bumi meski berada di puncak kekuasaan atau popularitas.

Filosofi Karakter Lembah Manah

Dalam budaya Jawa, istilah Lembah Manah bukan sekadar kata sifat, melainkan sebuah filosofi hidup yang sangat luhur. Secara harfiah, Lembah Manah berarti rendah hati, sabar, dan tidak sombong. Orang yang memiliki sifat ini digambarkan sebagai pribadi yang selalu menghargai orang lain, tidak pamer atas apa yang dimilikinya, dan memiliki ketenangan batin dalam menghadapi berbagai situasi. Dengan memberikan nama ini, Gibran dan Selvi menitipkan harapan besar agar putri mereka senantiasa menjaga sikap santun dan tawadhu.

Misteri Awalan La

Pada awal pengumuman namanya, banyak pihak yang bertanya-tanya mengenai arti kata "La". Gibran sendiri sempat memberikan penjelasan singkat bahwa "La" merupakan singkatan dari beberapa kata positif. Dalam satu kesempatan, ia menyebutkan bahwa La bisa berarti Lembut Anakku, Luwes Anakku, atau Loman Anakku (Anakku yang dermawan). Singkatan ini menunjukkan kreativitas Gibran dalam memadukan akronim modern dengan nilai-nilai tradisional Jawa yang kuat.

Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda menggendong La Lembah Manah
Gibran Rakabuming Raka didampingi Selvi Ananda saat memberikan keterangan pers mengenai kelahiran putri keduanya.

Fakta Menarik Kelahiran Sang Putri di Solo

Ada beberapa fakta menarik yang menyertai momen kehadiran anak kedua gibran ini di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Berikut adalah beberapa poin yang berhasil dihimpun:

  • Lahir di Hari Jumat: La Lembah Manah lahir pada hari Jumat sore, sebuah hari yang dalam budaya Jawa dan Islam dianggap sebagai hari yang penuh berkah.
  • Nama Diumumkan Langsung oleh Gibran: Tak lama setelah proses persalinan selesai, Gibran menemui awak media di RS PKU Muhammadiyah Surakarta untuk mengumumkan sendiri nama putrinya tanpa menunggu waktu yang lama.
  • Kehadiran Presiden Jokowi: Sebagai seorang kakek, Presiden Joko Widodo langsung terbang ke Solo untuk menyambut kehadiran cucu ketiganya tersebut di sela-sela kesibukan kenegaraan.
  • Kesederhanaan Prosesi: Meskipun merupakan keluarga Presiden, prosesi pasca-kelahiran hingga akikah dilakukan dengan cara yang relatif sederhana dan tetap mengikuti adat istiadat setempat.
"Nama anak saya La Lembah Manah. Lembah Manah itu artinya rendah hati. Depannya ada 'La', itu singkatan. Nanti akan saya beritahu lebih detail lagi." - Gibran Rakabuming Raka (2019)

Perbedaan Karakter dengan Jan Ethes Srinarendra

Masyarakat sering membandingkan interaksi antara Jan Ethes dan La Lembah Manah. Jika Jan Ethes dikenal sangat lincah, ekspresif, dan berani saat berhadapan dengan wartawan, La Lembah Manah cenderung terlihat lebih pemalu dan tenang. Hal ini wajar mengingat perbedaan usia dan fase perkembangan mereka. Namun, kedekatan kakak-beradik ini seringkali tertangkap kamera dalam berbagai kesempatan formal.

Jan Ethes terlihat sangat melindungi adiknya. Dalam beberapa acara resmi, Ethes kerap terlihat menggandeng tangan adiknya atau sekadar memastikan La Lembah Manah berada di dekatnya. Perbedaan karakter ini justru membuat dinamika keluarga Gibran menjadi lebih berwarna. Selvi Ananda dalam sebuah wawancara terbatas pernah mengungkapkan bahwa ia tidak membeda-bedakan pola asuh di antara keduanya, namun tetap menyesuaikan dengan kepribadian masing-masing anak.

Jan Ethes bermain bersama adiknya La Lembah Manah
Kebersamaan Jan Ethes Srinarendra saat menemani sang adik, La Lembah Manah, dalam sebuah acara keluarga.

Gaya Parenting Selvi Ananda dan Gibran Rakabuming

Sebagai ibu dari dua orang anak yang selalu menjadi pusat perhatian, Selvi Ananda memiliki peran krusial dalam menjaga privasi dan kesehatan mental anak-anaknya. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat anggun dan tenang. Pola asuh yang diterapkan Selvi dan Gibran tampaknya sangat menekankan pada kedisiplinan dan kemandirian. Meski tumbuh di lingkungan istana, anak-anak mereka tetap dididik untuk menghargai hal-hal kecil.

Selvi sering terlihat mengantar jemput sendiri anak-anaknya sekolah di Solo. Ia ingin memastikan bahwa Jan Ethes dan La Lembah Manah merasakan kehidupan yang senormal mungkin. Anak kedua gibran ini diajarkan untuk bersosialisasi dengan teman sebaya tanpa merasa memiliki privilese berlebih. Hal inilah yang membuat publik semakin menaruh hormat pada cara keluarga ini mendidik generasi penerusnya.

Selvi Ananda mengajak La Lembah Manah ke tempat bermain
Selvi Ananda sering tertangkap kamera menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anaknya di tempat publik tanpa pengawalan yang berlebihan.

Masa Depan Sang Putri di Tengah Dinamika Politik Keluarga

Seiring dengan terpilihnya Gibran sebagai Wakil Presiden, tentu tantangan dalam membesarkan anak di bawah sorotan publik akan semakin besar. Keamanan dan kenyamanan anak kedua gibran ini menjadi prioritas utama. Namun, berkaca dari rekam jejak keluarga Jokowi dalam membesarkan anak-anak mereka (Gibran, Kahiyang, dan Kaesang), banyak pihak optimis bahwa La Lembah Manah akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh.

Keluarga ini memiliki tradisi kuat dalam memisahkan antara urusan pekerjaan profesional dengan urusan rumah tangga. Hal ini terbukti dari jarangnya anak-anak mereka terlibat dalam pembicaraan politik yang belum saatnya mereka pahami. Fokus utama Gibran dan Selvi saat ini adalah memastikan pendidikan terbaik bagi La Lembah Manah agar ia bisa menentukan jalannya sendiri di masa depan, entah itu di dunia bisnis seperti sang ayah atau bidang lainnya.

Menanti Peran Generasi Ketiga Keluarga Rakabuming

Perjalanan tumbuh kembang La Lembah Manah masih sangat panjang. Sebagai cucu presiden dan putri dari seorang wakil presiden, setiap langkahnya mungkin akan terus didokumentasikan oleh sejarah. Namun, yang paling penting dari sekadar popularitas adalah bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam namanya benar-benar terinternalisasi dalam kepribadiannya. Nama adalah doa, dan dalam hal ini, doa tersebut adalah tentang kerendahan hati yang tulus.

Kehadiran anak kedua gibran ini mengingatkan kita semua bahwa di balik hiruk-pikuk politik nasional, ada sisi kemanusiaan dan kehangatan keluarga yang harus tetap dijaga. Kita dapat memetik pelajaran dari bagaimana Gibran dan Selvi tetap menjaga tradisi Jawa di tengah modernitas. Rekomendasi terbaik bagi publik adalah terus memberikan ruang bagi anak-anak ini untuk tumbuh tanpa beban ekspektasi yang berlebihan, sehingga mereka bisa mekar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa sesuai dengan filosofi Lembah Manah yang mereka sandang sejak lahir.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow