Besan Jokowi dari Gibran dan Profil Sederhana Mertua Wapres
Pernikahan Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda pada tahun 2015 silam tidak hanya menyatukan dua insan, tetapi juga mempertemukan dua keluarga dengan latar belakang yang menarik untuk disimak. Sosok besan Jokowi dari Gibran, yakni orang tua dari Selvi Ananda, seringkali menjadi sorotan publik karena kesederhanaan mereka yang konsisten meskipun anak menantu mereka menduduki jabatan penting di negeri ini. Keluarga Selvi Ananda berasal dari masyarakat biasa di Solo yang dikenal ulet dan memiliki etos kerja tinggi di bidang kuliner.
Banyak masyarakat yang penasaran mengenai siapa sebenarnya mertua dari Gibran Rakabuming Raka tersebut. Mereka adalah pasangan almarhum Didit Supriyadi dan Sri Partini. Berbeda dengan citra keluarga pejabat yang seringkali identik dengan kemewahan, besan dari Presiden ke-7 Indonesia ini justru tetap memilih jalur hidup yang rendah hati (low profile). Ketenangan dan sikap bersahaja inilah yang kemudian banyak dipuji oleh netizen dan warga lokal di Surakarta, tempat mereka tinggal dan merintis usaha selama puluhan tahun.

Mengenal Sosok Didit Supriyadi dan Sri Partini
Didit Supriyadi dan Sri Partini adalah pasangan yang menghabiskan sebagian besar hidup mereka di Kota Solo, Jawa Tengah. Sebagai besan Jokowi dari Gibran, keberadaan mereka memberikan gambaran bahwa kedekatan dengan kekuasaan tidak serta-merta mengubah gaya hidup seseorang. Sejak sebelum Selvi Ananda memenangi ajang Putra Putri Solo tahun 2009, keluarga ini sudah dikenal sebagai pekerja keras yang mandiri.
Almarhum Didit Supriyadi dikenal sebagai sosok ayah yang sangat menyayangi keluarganya. Beliau wafat pada April 2018 di RSUD Dr. Moewardi, Solo, setelah sempat menjalani perawatan karena sakit. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, termasuk bagi Presiden Jokowi yang turut hadir melayat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada besannya tersebut. Sementara itu, Ibu Sri Partini hingga kini masih sering terlihat mendampingi anak dan cucu-cucunya dalam berbagai kegiatan keluarga dengan penampilan yang tetap simpel namun elegan.
Latar Belakang Keluarga Selvi Ananda di Solo
Keluarga Selvi Ananda bukanlah berasal dari kalangan politik maupun militer. Mereka adalah warga sipil murni yang menekuni dunia bisnis mikro. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri karena menunjukkan inklusivitas keluarga Presiden Jokowi dalam memilih menantu. Selvi Ananda sendiri, sebelum menikah dengan Gibran, adalah seorang pembaca berita di sebuah stasiun televisi lokal di Solo. Didikan dari kedua orang tuanya yang disiplin membuat Selvi dikenal sebagai pribadi yang santun dan berwibawa.
Berikut adalah tabel ringkasan informasi mengenai keluarga besar mertua Gibran Rakabuming Raka untuk memberikan gambaran yang lebih jelas bagi Anda:
| Kategori | Keterangan Detail |
|---|---|
| Nama Ayah | Almarhum Didit Supriyadi |
| Nama Ibu | Sri Partini |
| Anak | Selvi Ananda (Menantu Jokowi) |
| Domisili | Sumber, Banjarsari, Kota Surakarta |
| Bidang Usaha | Kuliner (Warung Ayam Goreng) |
| Cucu | Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah |
Jejak Bisnis Kuliner Keluarga Didit Supriyadi
Salah satu fakta yang paling sering dibahas mengenai besan Jokowi dari Gibran adalah usaha kuliner yang mereka jalankan. Sejak tahun 2008, Didit Supriyadi dan Sri Partini mengelola sebuah warung makan bernama "Warung Ayam Goreng Sambel Belut" yang terletak di kawasan pusat kuliner Galabo (Gladag Langen Bogoran), Solo. Warung ini menjadi bukti nyata bahwa mereka adalah pengusaha kecil yang mengandalkan kualitas rasa untuk bertahan hidup.
Bahkan setelah Selvi Ananda resmi menjadi menantu Presiden, usaha kuliner tersebut tidak lantas berubah menjadi restoran mewah. Mereka tetap melayani pelanggan dengan cara yang sama. Hal ini menunjukkan integritas keluarga yang luar biasa. Gibran Rakabuming Raka sendiri, yang juga seorang pengusaha kuliner sebelum terjun ke politik, seringkali menyebutkan bahwa ia belajar banyak tentang etos kerja dari keluarga istrinya tersebut.

Kehidupan Sederhana Jauh dari Hiruk Pikuk Politik
Meskipun menantu mereka adalah Wali Kota Solo yang kemudian terpilih menjadi Wakil Presiden RI, dan besan mereka adalah seorang Presiden, keluarga Didit Supriyadi tidak pernah sekalipun memanfaatkan posisi tersebut untuk mencari panggung politik atau keuntungan pribadi. Mereka tetap tinggal di hunian yang nyaman namun tidak berlebihan di daerah Sumber, Banjarsari.
Sikap low profile ini menjadi teladan penting di tengah dinamika politik Indonesia. Banyak pihak menilai bahwa besan Jokowi dari Gibran berhasil menjaga marwah keluarga besar kepresidenan dengan tidak ikut campur dalam urusan pemerintahan. Mereka lebih fokus pada peran sebagai kakek dan nenek bagi Jan Ethes dan La Lembah Manah, memberikan kasih sayang yang tulus tanpa gangguan sorot kamera media yang berlebihan.
Hubungan Harmonis Antara Keluarga Jokowi dan Keluarga Selvi
Hubungan antara keluarga Presiden Jokowi dan keluarga Didit Supriyadi selalu terlihat harmonis dalam berbagai kesempatan formal maupun informal. Pertemuan kedua keluarga besar ini seringkali terjadi saat momen hari raya atau perayaan ulang tahun cucu. Kekompakan mereka mencerminkan nilai-nilai tradisional Jawa yang menjunjung tinggi silaturahmi dan rasa hormat (unggah-ungguh).
"Keluarga Pak Didit dan Ibu Sri Partini adalah orang-orang yang sangat rendah hati. Mereka tidak pernah menonjolkan diri sebagai besan presiden. Itulah yang membuat masyarakat Solo sangat menghormati mereka." - Salah satu warga lokal di kawasan Sumber.
Keharmonisan ini juga terlihat saat prosesi pemakaman almarhum Didit Supriyadi pada tahun 2018. Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana hadir secara langsung dan memberikan dukungan penuh kepada Ibu Sri Partini dan Selvi Ananda. Kedekatan emosional ini membuktikan bahwa hubungan mereka didasari oleh rasa kekeluargaan yang kuat, bukan sekadar relasi politik semata.

Nilai Kedekatan Keluarga yang Tetap Terjaga
Kisah tentang besan Jokowi dari Gibran memberikan kita pelajaran berharga mengenai arti sebuah identitas. Menjadi bagian dari lingkaran terdalam kekuasaan negara tidak harus mengubah akar seseorang sebagai pribadi yang sederhana. Sri Partini, sebagai sosok yang masih aktif, terus menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kedekatan dengan anak cucu dan ketenangan hidup di kampung halaman.
Keluarga Selvi Ananda telah berhasil melewati ujian popularitas dengan sangat baik. Mereka membuktikan bahwa integritas keluarga bisa dijaga dengan cara tetap membumi. Hal ini secara tidak langsung juga memberikan dampak positif bagi citra Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda di mata publik, di mana mereka dipandang sebagai pasangan yang berasal dari latar belakang keluarga yang solid dan berprinsip.
Meneladani Sikap Low Profile Keluarga Mertua Gibran
Dapat kita ambil hikmah bahwa kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari jabatan atau kekayaan, tetapi dari cara mereka membawa diri di tengah masyarakat. Keluarga almarhum Didit Supriyadi dan Sri Partini adalah contoh nyata dari peribahasa "semakin berisi, semakin merunduk". Mereka memiliki akses langsung ke kekuasaan tertinggi, namun tetap memilih untuk dikenal sebagai pedagang ayam goreng yang jujur dan orang tua yang penyayang.
Sebagai penutup, profil mengenai besan Jokowi dari Gibran ini mengingatkan kita semua bahwa di balik hiruk-pikuk berita nasional, terdapat figur-figur bersahaja yang memberikan dukungan moral bagi para pemimpin bangsa. Kesederhanaan mereka bukan sebuah pencitraan, melainkan karakter yang sudah mengakar kuat sejak lama. Semoga nilai-nilai luhur yang ditunjukkan oleh keluarga Selvi Ananda ini dapat terus menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tetap rendah hati dalam kondisi apa pun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow